seni tari dengan menggunakan simulasi restoran antrian (Queue Restaurant Simulation) dalam 2 jam pelajaran (1x pertemuan)
Tujuan Pembelajaran:
- Memahami konsep antrian (queue) dalam struktur data.
- Menerapkan konsep antrian dalam koreografi tari.
- Meningkatkan kreativitas dan kerjasama dalam kelompok.
- Mengembangkan kemampuan ekspresi melalui gerakan tari.
Alat dan Bahan:
- Musik (berbagai genre yang sesuai dengan tema restoran).
- Properti sederhana (misalnya, topi koki, celemek, menu, piring mainan).
- Kartu pesanan (berisi instruksi gerakan tari).
- Lembar penilaian.
Langkah-Langkah Pembelajaran (2 JP):
JP 1 (45 menit): Pengantar dan Persiapan
1. (10 menit) Pembukaan:
- Guru membuka pelajaran dengan salam dan sapa.
- Guru memberikan apersepsi tentang restoran dan antrian.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. (15 menit) Penjelasan Konsep Antrian:
- Guru menjelaskan konsep antrian (queue) dalam struktur data (FIFO - First In, First Out).
- Guru memberikan contoh antrian dalam kehidupan sehari-hari (misalnya, antrian di kasir, antrian di loket).
- Guru menghubungkan konsep antrian dengan seni tari (misalnya, urutan gerakan, formasi penari).
3. (20 menit) Pembentukan Kelompok dan Pembagian Peran:
- Siswa dibagi menjadi kelompok (4-5 orang per kelompok).
- Setiap kelompok memilih peran:
- Pelanggan: Membuat gerakan tari berdasarkan kartu pesanan.
- Pelayan: Mengatur urutan gerakan tari (antrian).
- Koki: Menggabungkan gerakan tari dari pelanggan menjadi koreografi utuh.
- Pengamat: Memberikan masukan dan penilaian terhadap koreografi.
JP 2 (45 menit): Simulasi dan Pertunjukan
1. (20 menit) Simulasi Restoran Antrian:
- Setiap kelompok melakukan simulasi restoran antrian dengan gerakan tari.
- Pelanggan: Menerima kartu pesanan yang berisi instruksi gerakan tari (misalnya, "putar badan 360 derajat", "lompat ke depan", "angkat tangan ke atas"). Pelanggan menciptakan gerakan tari sesuai instruksi.
- Pelayan: Mengumpulkan gerakan tari dari pelanggan dan menyusunnya dalam urutan antrian (FIFO).
- Koki: Menerima urutan gerakan tari dari pelayan dan menggabungkannya menjadi koreografi yang utuh dan bermakna. Koki dapat menambahkan variasi atau transisi antar gerakan.
2. (20 menit) Pertunjukan dan Penilaian:
- Setiap kelompok menampilkan hasil koreografi mereka di depan kelas.
- Kelompok lain memberikan masukan dan penilaian berdasarkan lembar penilaian yang telah disiapkan (misalnya, kreativitas gerakan, kesesuaian dengan tema, kerjasama tim, ekspresi).
3. (5 menit) Penutup:
- Guru memberikan umpan balik dan apresiasi terhadap semua kelompok.
- Guru merangkum materi pembelajaran.
- Guru memberikan tugas (misalnya, membuat video koreografi dengan tema yang berbeda).
Contoh Kartu Pesanan:
- Kartu 1: "Lakukan gerakan seperti sedang mengaduk adonan (8 hitungan)".
- Kartu 2: "Berjalan maju 4 langkah dengan gaya sombong".
- Kartu 3: "Lompat ke samping kanan dan kiri (masing-masing 4 kali)".
- Kartu 4: "Berputar seperti balerina (4 hitungan)".
Tips Tambahan:
- Musik: Pilih musik yang sesuai dengan tema restoran (misalnya, musik jazz untuk restoran mewah, musik pop untuk restoran cepat saji).
- Properti: Gunakan properti sederhana untuk menambah kesan restoran (misalnya, topi koki untuk koki, celemek untuk pelayan, menu untuk pelanggan).
- Variasi: Berikan kebebasan kepada siswa untuk berkreasi dan mengembangkan gerakan tari mereka sendiri.
- Humor: Tambahkan unsur humor dalam koreografi untuk membuat suasana lebih menyenangkan.
Komentar