KELAS : VII DAN VIII
FASE : D
Jadwal Pertemuan (48 JP, 2 JP per Pertemuan)
Dimensi dan elemen yang diambil:
|
No. |
Kompetensi Utama |
Elemen |
Sub-elemen |
|
1 |
Berkebinekaan
global |
Mengenal
dan menghargai budaya |
Mengutamakan
persamaan dengan orang lain dan menghargai perbedaan |
|
2 |
Beriman,
bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia |
Akhlak pribadi,
akhlak beragama |
Mempertimbangkan
dan menumbuhkan berbagai perspektif /berpartisipasi dalam proses pengambilan
keputusan bersama |
|
3 |
Bergotong
royong |
Kolaborasi,
berbagi |
Kerja
sama/komunikasi untuk mencapai tujuan bersama |
|
4 |
Mandiri |
Pemahaman diri
dan situasi yang dihadapi |
Menunjukkan
inisiatif dan bekerja secara mandiri/percaya diri tangguh, dan adaptif |
|
5 |
Bernalar
kritis |
Memperoleh
dan memproses informasi dan gagasan |
Mengajukan
pertanyaan |
Aktivitas 1 3/11/2024
1. Guru
membuka pembelajaran dengan berdoa
2.
Guru mengabsen siswa
3.
Guru memberikan pertanyaan pemantik
4.
Siswa diminta untuk meringkas materi
5.
Guru menjelaskan materi pengantar mengenai Zapin (materi di tabel
bagian zapin saja dijelaskan)
6.
Guru melakukan tanya jawab materi
7.
Guru mengobservasi kegiatan belajar siswa
8.
Merefleksi kegiatan hari ini
9. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
|
Aspek
|
Zapin
|
|
Asal Usul |
Berasal dari Timur Tengah, khususnya Yaman. Dibawa ke Indonesia
oleh pedagang Arab. |
|
Instrumen |
Alat
musik utama adalah gambus dan marwas.
|
|
Gerakan Tari |
Gerakan tari Zapin cenderung lembut dan anggun dengan pola
langkah yang khas. |
|
Fungsi Sosial |
Digunakan
dalam acara-acara kebudayaan dan perayaan, seperti pernikahan dan festival. |
|
Pakaian Tradisional |
Penari Zapin biasanya mengenakan pakaian tradisional Melayu,
seperti baju kurung atau baju melayu.
|
|
Tema Lagu |
Lagu-lagu
Zapin sering kali bertema cinta, kehidupan sehari-hari, dan nasihat. |
Lembar Observasi Siswa aktivitas 1
|
No |
Nama Siswa |
Kelas |
Sangat Berkembang |
Berkembang |
Masih Berkembang |
Belum Berkembang |
|
1 |
||||||
|
2 |
||||||
|
3 |
||||||
|
4 |
||||||
|
5 |
||||||
|
6 |
||||||
|
7 |
||||||
|
8 |
||||||
|
9 |
||||||
|
10 |
Kriteria Penilaian:
- Sangat
Berkembang:
Siswa menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam pemahaman dan penerapan
materi. Siswa mampu mengerjakan tugas-tugas dengan sempurna tanpa bantuan.
- Berkembang: Siswa menunjukkan kemajuan yang
baik dalam pemahaman dan penerapan materi. Siswa mampu mengerjakan
sebagian besar tugas dengan sedikit bantuan.
- Masih
Berkembang:
Siswa menunjukkan kemajuan yang cukup, namun masih memerlukan bimbingan
dalam memahami dan menerapkan materi. Siswa sering memerlukan bantuan
untuk menyelesaikan tugas.
- Belum
Berkembang:
Siswa belum menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam pemahaman dan
penerapan materi. Siswa memerlukan bimbingan intensif dan bantuan yang
konsisten untuk menyelesaikan tugas.
Aktivitas 2 4/11/2024
1. Guru
membuka pembelajaran dengan berdoa
2.
Guru mengabsen siswa
3.
Guru memberikan pertanyaan pemantik
4.
Guru menjelaskan materi pengantar mengenai sejarah singkat dari Zapin
5.
siswa diminta untuk meringkas materi yang
dijelaskan oleh guru
6.
Guru memberikan soal latihan tentang
materi hari ini
a.
Jelaskan fungsi awal zapin
b.
Jelaskan asal usul zapin
7.
Guru terakhir menilai hasil tugas siswa
8.
Merefleksi kegiatan hari ini
9. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
|
Aspek
|
Zapin
|
|
Asal Usul
|
Zapin berasal dari budaya Arab, terutama dari wilayah Yaman.
Tarian ini dibawa oleh pedagang dan pendakwah Arab ke wilayah Kepulauan
Melayu pada abad ke-13. |
|
Fungsi Awal |
Pada
awalnya, Zapin digunakan sebagai media dakwah dan untuk menyampaikan
pesan-pesan Islam melalui seni tari yang diiringi musik tradisional. |
|
Perkembangan |
Seiring waktu, Zapin mengalami akulturasi dengan budaya setempat
dan menjadi bagian dari seni pertunjukan tradisional di berbagai daerah di
Indonesia, seperti Riau dan Kalimantan.
|
|
Instrumen Musik |
Instrumen
yang biasa digunakan dalam Zapin antara lain gambus, marwas, dan biola. |
|
Gerakan Tari |
Gerakan dalam tari Zapin cenderung dinamis dan enerjik, dengan
banyak langkah kaki yang cepat dan sinkronisasi yang ketat. |
|
Pengaruh Budaya |
Zapin
sangat dipengaruhi oleh budaya Arab dan Melayu, tetapi juga menyerap
elemen-elemen dari budaya lokal di Indonesia. |
Aktivitas 3 5/11/2024
1. Guru
membuka pembelajaran dengan berdoa
2.
Guru mengabsen siswa
3.
Guru memberikan pertanyaan pemantik
4.
Guru menjelaskan materi pengantar mengenai nilai yang terkandung pada zapin
(materi tabel bagian zapin saja dijelaskan)
5.
siswa diminta untuk membuat peta konsep
dari materi secara berkelompok tentang aspek nilai pada zapin.
6.
guru membagi kelompok dan meminta siswa
mengerjakan peta konsep di 1 lembar kertas A4
7.
Guru terakhir menilai hasil tugas siswa
8.
Merefleksi kegiatan hari ini
9. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
|
Aspek
|
Zapin
|
|
Nilai Ketuhanan |
Dalam tarian Zapin, sering kali lagu-lagu yang dinyanyikan
mengandung lirik-lirik religius yang memuji kebesaran Tuhan. Penari dan
penonton diingatkan akan pentingnya nilai-nilai ketuhanan dalam kehidupan
sehari-hari. |
|
Nilai Kemanusiaan |
Tari
Zapin sering kali menampilkan gerakan yang harmonis dan penuh kesopanan,
mencerminkan rasa hormat dan nilai kemanusiaan. Pertunjukan ini mengajarkan
pentingnya menghargai sesama manusia dan menjaga hubungan sosial yang baik. |
|
Nilai Persatuan |
Zapin berfungsi sebagai media yang menghubungkan berbagai
komunitas etnis dan budaya, menguatkan rasa persatuan di antara mereka.
Tarian ini sering kali dipentaskan dalam acara-acara yang melibatkan berbagai
kalangan masyarakat. |
|
Nilai Kerakyatan |
Tari
Zapin sering kali melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat lokal, yang
menunjukkan nilai pentingnya partisipasi rakyat dalam budaya dan seni. |
|
Nilai Keadilan |
Dalam Zapin, setiap penari memiliki peran dan posisi yang
setara, yang menggambarkan nilai keadilan sosial. Tidak ada yang lebih tinggi
atau lebih rendah; semuanya memiliki kontribusi yang sama dalam pertunjukan. |
Tabel nilai peta konsep aktivitas 3
|
Nama kelompok |
Kejelasan ide |
Struktur |
Kreativitas |
Kerapian |
total |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Penjelasan Kriteria: skor maksimal (25) nilai skor akhir 100
1.
Kejelasan Ide: Pastikan setiap ide utama dan sub-ide dalam peta konsep dapat
dipahami dengan baik oleh pembaca.
2.
Struktur: Peta konsep harus memiliki struktur yang jelas, menunjukkan
hubungan hierarkis antara konsep-konsep yang ada
3.
Kreativitas: Gunakan elemen visual seperti warna, ikon, atau gambar untuk
membuat peta konsep lebih menarik.
4.
Kerapihan: Peta konsep harus disusun dengan rapi, menggunakan elemen visual
yang konsisten, dan mudah dibaca.
Aktvitas
4 6/11/2024
1.
Guru membuka pembelajaran dengan berdoa
2.
Guru mengabsen siswa
3.
Guru memberikan pertanyaan pemantik
4.
Guru menjelaskan materi pengantar mengenai materi tentang Instrumen
Musik Zapin(tabel materi bagian zapin saja dijelaskan)
5.
siswa diminta untuk meringkas materi
6.
guru memberikan latihan individu ke siswa
a.
bagaimana pengaruh budaya dalam instrumen
musik zapin?
b.
Sebutkan instrumen utama dalam musik
zapin?
7.
Guru terakhir menilai hasil tugas siswa
8.
Merefleksi kegiatan hari ini
9. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
materi tentang Instrumen Musik Zapin dan Hadrah:
|
Aspek |
Instrumen Musik Zapin |
|
Asal Usul |
Zapin berasal dari Timur Tengah, khususnya dari
budaya Arab. |
|
Fungsi Utama |
Mengiringi tarian Zapin yang merupakan bagian dari hiburan dan
upacara adat. |
|
Instrumen Utama |
Gambus, marwas, dan rebana. |
|
Jenis Musik |
Musik Zapin cenderung memiliki ritme yang cepat dan dinamis. |
|
Pengaruh Budaya |
Dipengaruhi oleh budaya Arab dan Melayu. |
|
Penggunaan Saat Ini |
Sering digunakan dalam pertunjukan seni, festival budaya, dan
acara pernikahan.
|
Aktvitas
5 7/11/2024
1.
Guru membuka pembelajaran dengan berdoa
2.
Guru mengabsen siswa
3.
Guru memberikan pertanyaan pemantik
4.
Guru menjelaskan materi pengantar mengenai materi tentang gerakan
(tabel materi bagian zapin saja dijelaskan)
5.
siswa diminta untuk meringkas materi
6.
guru memberikan latihan individu ke siswa
a.
bagaimana gerakan zapin setelah kalian
mendengarkan materi!
b.
Gerakan khas dari zapin, sebutkan!
7.
Guru terakhir menilai hasil tugas siswa
8.
Merefleksi kegiatan hari ini
9. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
materi gerakan dasar tarian Zapin
|
Gerakan |
Zapin
|
|
Langkah Dasar |
Langkah Kaki (Tapak 3, Tapak 6) |
|
Gerakan Tangan |
Gerakan
Lengan (Tegak, Lurus ke Depan) |
|
Gerakan Tubuh |
Gerakan Badan (Miring ke Kiri dan Kanan) |
|
Putaran |
Putaran
(Putar 360 derajat, Putar 180 derajat)
|
|
Gerakan Khas |
Tepukan Tangan, Gerakan Membungkuk |
|
Formasi |
Formasi
Barisan (Baris Berbanjar, Baris Berjajar)
|
|
Ritme
|
Ritme Cepat dan Energik
|
|
Interaksi Penari |
Interaksi
dengan Penari Lain (Saling Berhadapan, Saling Membelakangi) |
|
Ekspresi Wajah |
Ekspresi Ceria dan Gembira
|
|
Pakaian Tradisional |
Baju
Kurung, Songkok, Sarung |
Aktvitas
6 9/11/2024
1.
Guru membuka pembelajaran dengan berdoa
2.
Guru mengabsen siswa
3.
Guru memberikan pertanyaan pemantik
4.
Guru menjelaskan materi pengantar mengenai materi nilai-nilai
Pancasila dalam kegiatan Zapin dan implementasinya
(tabel materi bagian zapin saja dijelaskan)
5.
Guru membagi kelompok dan siswa diminta
untuk membuat peta konsep berkelompok di kertas A4
6.
Guru terakhir menilai hasil tugas siswa
7. Penutup
pembelajaran
|
Nilai Pancasila |
Implementasi dalam Kegiatan Zapin |
|
1. Ketuhanan Yang Maha Esa |
Zapin sering dimulai dengan doa bersama untuk
memohon berkah dan keselamatan. |
|
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab |
Penari Zapin diajarkan untuk menghormati sesama penari dan
penonton. |
|
3. Persatuan Indonesia |
Zapin sering dimainkan dalam acara-acara kebudayaan
yang memperkuat ikatan antarwarga. |
|
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat
Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan |
Penampilan Zapin biasanya diputuskan melalui musyawarah bersama
antara anggota kelompok.
|
|
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia |
Setiap anggota kelompok Zapin memiliki kesempatan
yang sama untuk berpartisipasi tanpa diskriminasi. |
Tabel nilai peta konsep aktivitas 6
|
Nama kelompok |
Kejelasan ide |
Struktur |
Kreativitas |
Kerapian |
total |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Penjelasan Kriteria: skor maksimal (25) nilai skor akhir 100
1.
Kejelasan Ide: Pastikan setiap ide utama dan sub-ide dalam peta konsep dapat
dipahami dengan baik oleh pembaca.
2.
Struktur: Peta konsep harus memiliki struktur yang jelas, menunjukkan
hubungan hierarkis antara konsep-konsep yang ada
3.
Kreativitas: Gunakan elemen visual seperti warna, ikon, atau gambar untuk
membuat peta konsep lebih menarik.
4.
Kerapihan: Peta konsep harus disusun dengan rapi, menggunakan elemen visual
yang konsisten, dan mudah dibaca.
Aktvitas
7 10/11/2024
1.
Guru membuka pembelajaran dengan berdoa
2.
Guru mengabsen siswa
3.
Guru memberikan pertanyaan pemantik
4.
Guru menjelaskan materi pengantar mengenai materi peran masyarakat
dalam melestarikan Zapin
5.
Guru membagi kelompok dan siswa diminta
untuk membuat peta konsep berkelompok di kertas A4
6.
Guru terakhir menilai hasil tugas siswa
7.
Merefleksi kegiatan hari ini
8. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
|
Aspek |
Zapin |
|
Pendidikan dan Pelatihan |
1. Mengadakan workshop dan kelas seni tari Zapin. |
|
|
2. Memasukkan Zapin dalam kurikulum sekolah atau
ekstrakurikuler.
|
|
Pertunjukan dan Festival |
1. Menggelar festival Zapin secara rutin di berbagai
daerah. |
|
|
2. Memperkenalkan Zapin dalam acara-acara budaya dan pariwisata. |
|
Dokumentasi dan Publikasi |
1. Merekam dan mendokumentasikan pertunjukan Zapin. |
|
|
2. Membuat buku atau artikel tentang sejarah dan perkembangan
Zapin. |
|
Komunitas dan Kelompok |
1. Membentuk komunitas pecinta Zapin di berbagai
daerah. |
|
|
2. Mengadakan pertemuan rutin untuk berbagi pengetahuan dan
keterampilan. |
|
Kolaborasi dengan Pemerintah |
1. Bekerjasama dengan pemerintah untuk menggalakkan
program pelestarian Zapin. |
|
|
2. Mengusulkan pengakuan resmi Zapin sebagai warisan budaya. |
|
Penggunaan Media Sosial |
1. Mempromosikan pertunjukan dan kegiatan Zapin di
media sosial. |
|
|
2. Membuat kanal YouTube atau akun Instagram khusus Zapin. |
Tabel nilai peta konsep aktivitas 7
|
Nama kelompok |
Kejelasan ide |
Struktur |
Kreativitas |
Kerapian |
total |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Penjelasan Kriteria: skor maksimal (25) nilai skor akhir 100
1.
Kejelasan Ide: Pastikan setiap ide utama dan sub-ide dalam peta konsep dapat
dipahami dengan baik oleh pembaca.
2.
Struktur: Peta konsep harus memiliki struktur yang jelas, menunjukkan
hubungan hierarkis antara konsep-konsep yang ada
3.
Kreativitas: Gunakan elemen visual seperti warna, ikon, atau gambar untuk
membuat peta konsep lebih menarik.
4.
Kerapihan: Peta konsep harus disusun dengan rapi, menggunakan elemen visual
yang konsisten, dan mudah dibaca.
Aktivitas 8 (materi hadrah) 11/11/2024
1. Guru
membuka pembelajaran dengan berdoa
2.
Guru mengabsen siswa
3.
Guru memberikan pertanyaan pemantik
4.
Siswa diminta untuk meringkas materi
5.
Guru menjelaskan materi pengantar mengenai hadrah
6.
Guru melakukan tanya jawab materi
7.
Guru mengobservasi kegiatan belajar siswa
8.
Merefleksi kegiatan hari ini
9. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
|
Aspek
|
Hadrah
|
|
Asal Usul |
Hadrah berasal dari Timur Tengah, khususnya dari budaya Islam di
Arab Saudi dan Yaman. |
|
Instrumen |
Alat
musik utama adalah rebana. |
|
Gerakan Tari |
Gerakan Hadrah lebih sederhana dan fokus pada gerakan tangan dan
tubuh yang mengikuti irama rebana.
|
|
Fungsi Sosial |
Digunakan
dalam acara keagamaan, seperti Maulid Nabi, dan juga acara adat. |
|
Pakaian Tradisional |
Para pemain Hadrah sering mengenakan busana muslim seperti baju
koko dan sarung, serta peci. |
|
Tema Lagu |
Lagu-lagu
Hadrah biasanya bertema keagamaan, pujian kepada Nabi Muhammad, dan ajaran
Islam. |
Lembar Observasi Siswa aktivitas 8
|
No |
Nama Siswa |
Kelas |
Sangat Berkembang |
Berkembang |
Masih Berkembang |
Belum Berkembang |
|
1 |
||||||
|
2 |
||||||
|
3 |
||||||
|
4 |
||||||
|
5 |
||||||
|
6 |
||||||
|
7 |
||||||
|
8 |
||||||
|
9 |
||||||
|
10 |
Kriteria Penilaian:
1.
Sangat Berkembang: Siswa menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam
pemahaman dan penerapan materi. Siswa mampu mengerjakan tugas-tugas dengan
sempurna tanpa bantuan.
2.
Berkembang: Siswa menunjukkan kemajuan yang baik dalam pemahaman dan
penerapan materi. Siswa mampu mengerjakan sebagian besar tugas dengan sedikit
bantuan.
3.
Masih Berkembang: Siswa menunjukkan kemajuan yang cukup, namun masih
memerlukan bimbingan dalam memahami dan menerapkan materi. Siswa sering
memerlukan bantuan untuk menyelesaikan tugas.
4.
Belum Berkembang: Siswa belum menunjukkan kemajuan yang signifikan
dalam pemahaman dan penerapan materi. Siswa memerlukan bimbingan intensif dan
bantuan yang konsisten untuk menyelesaikan tugas.
Aktivitas 9 12/11/2024
1. Guru
membuka pembelajaran dengan berdoa
2.
Guru mengabsen siswa
3.
Guru memberikan pertanyaan pemantik
4.
Guru menjelaskan materi pengantar mengenai sejarah singkat dari hadrah
5.
siswa diminta untuk meringkas materi yang
dijelaskan oleh guru
6.
Guru memberikan soal latihan tentang
materi hari ini
a.
Jelaskan fungsi awal hadrah
b.
Jelaskan asal usul hadrah
7.
Guru terakhir menilai hasil tugas siswa
8.
Merefleksi kegiatan hari ini
9. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
|
Aspek
|
Hadrah
|
|
Asal Usul
|
Hadrah berasal dari tradisi Islam di Timur Tengah dan dibawa ke
Indonesia oleh para pedagang dan ulama Arab. |
|
Fungsi Awal |
Hadrah
digunakan sebagai bagian dari upacara keagamaan dan perayaan Islam, seperti
Maulid Nabi dan acara-acara keagamaan lainnya. |
|
Perkembangan |
Hadrah berkembang menjadi bagian penting dari budaya Islam di
Indonesia, terutama di daerah-daerah dengan komunitas Muslim yang besar
seperti Jawa dan Madura. |
|
Instrumen Musik |
Hadrah
biasanya diiringi dengan tabuhan rebana, gendang, dan alat musik perkusi
lainnya. |
|
Gerakan Tari |
Gerakan Hadrah lebih sederhana dan terfokus pada ritme tabuhan
rebana, sering kali melibatkan gerakan mengayun dan berjoget sederhana. |
|
Pengaruh Budaya |
Hadrah
mempertahankan banyak elemen asli dari tradisi Islam Timur Tengah, tetapi
juga menyesuaikan diri dengan budaya lokal. |
Aktivitas 10 13/11/2024
1. Guru
membuka pembelajaran dengan berdoa
2.
Guru mengabsen siswa
3.
Guru memberikan pertanyaan pemantik
4.
Guru menjelaskan materi pengantar mengenai nilai yang terkandung pada
hadrah
5.
siswa diminta untuk membuat peta konsep
dari materi secara berkelompok tentang aspek nilai pada hadrah
6.
guru membagi kelompok dan meminta siswa mengerjakan
peta konsep di 1 lembar kertas A4
7.
Guru terakhir menilai hasil tugas siswa
8.
Merefleksi kegiatan hari ini
9. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
|
Aspek
|
Hadrah
|
|
Nilai Ketuhanan |
Hadrah adalah seni musik yang biasanya dimainkan dengan menggunakan
alat-alat musik tradisional seperti rebana. Lagu-lagu dalam Hadrah juga sarat
dengan pujian kepada Tuhan dan doa-doa, yang mengingatkan kita pada
nilai-nilai agama. |
|
Nilai Kemanusiaan |
Melalui
Hadrah, komunitas dapat berkumpul dan bersama-sama merayakan nilai-nilai
kemanusiaan. Alunan musik dan lirik yang menyejukkan hati berfungsi sebagai
pengingat bahwa manusia harus hidup berdampingan dengan penuh kasih sayang
dan saling membantu. |
|
Nilai Persatuan |
Hadrah biasanya dimainkan dalam berbagai acara sosial dan
keagamaan yang melibatkan banyak orang dari berbagai latar belakang. Ini
memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan dalam masyarakat. |
|
Nilai Kerakyatan |
Hadrah
sering kali dimainkan oleh kelompok yang terdiri dari anggota masyarakat
setempat, yang menunjukkan pentingnya kebersamaan dan kerjasama dalam
menjalankan tradisi budaya. |
|
Nilai Keadilan |
Hadrah juga mencerminkan nilai keadilan di mana setiap pemain
alat musik dan penyanyi memiliki peran yang penting dan dihargai. Semua
anggota kelompok berkontribusi secara adil untuk menciptakan harmoni dalam
musik. |
Tabel nilai peta konsep aktivitas 10
|
Nama kelompok |
Kejelasan ide |
Struktur |
Kreativitas |
Kerapian |
total |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Penjelasan Kriteria: skor maksimal (25) nilai skor akhir 100
1.
Kejelasan Ide: Pastikan setiap ide utama dan sub-ide dalam peta konsep dapat
dipahami dengan baik oleh pembaca.
2.
Struktur: Peta konsep harus memiliki struktur yang jelas, menunjukkan
hubungan hierarkis antara konsep-konsep yang ada
3.
Kreativitas: Gunakan elemen visual seperti warna, ikon, atau gambar untuk
membuat peta konsep lebih menarik.
4.
Kerapihan: Peta konsep harus disusun dengan rapi, menggunakan elemen visual
yang konsisten, dan mudah dibaca.
Aktivitas 11 14/11/2024
1. Guru
membuka pembelajaran dengan berdoa
2.
Guru mengabsen siswa
3.
Guru memberikan pertanyaan pemantik
4.
Guru menjelaskan materi pengantar mengenai materi tentang Instrumen
Musik hadrah
5.
siswa diminta untuk meringkas materi
6.
guru memberikan latihan individu ke siswa
c.
bagaimana pengaruh budaya dalam instrumen
musik hadrah?
d.
Sebutkan instrumen utama dalam musik
hadrah
7.
Guru terakhir menilai hasil tugas siswa
8.
Merefleksi kegiatan hari ini
9.
Guru menutup pembelajaran dengan berdoa
materi tentang Instrumen Musik Zapin dan Hadrah:
|
Aspek |
Instrumen Musik Hadrah |
|
Asal Usul |
Hadrah juga berasal dari Timur Tengah dan memiliki kaitan dengan
tradisi Islam.
|
|
Fungsi Utama |
Mengiringi ritual keagamaan, khususnya dalam perayaan Maulid Nabi
dan zikir. |
|
Instrumen Utama |
Rebana, bedug, dan tamborin. |
|
Jenis Musik |
Musik Hadrah memiliki ritme yang lebih lambat dan khidmat. |
|
Pengaruh Budaya |
Dipengaruhi oleh budaya Arab dan keislaman. |
|
Penggunaan Saat Ini |
Digunakan dalam acara keagamaan, majlis, dan peringatan hari
besar Islam. |
Aktivitas 12 16/11/2024
1. Guru
membuka pembelajaran dengan berdoa
2.
Guru mengabsen siswa
3.
Guru memberikan pertanyaan pemantik
4.
Guru menjelaskan materi pengantar mengenai materi tentang gerakan
hadrah
5.
siswa diminta untuk meringkas materi
6.
guru memberikan latihan individu ke siswa
c.
bagaimana gerakan hadrah setelah kalian
mendengarkan materi!
d.
Gerakan khas dari hadrah, sebutkan!
7.
Guru terakhir menilai hasil tugas siswa
8.
Merefleksi kegiatan hari ini
9. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
materi gerakan dasar tarian Hadrah:
|
Gerakan |
Hadrah |
|
Langkah Dasar |
Langkah Kaki Sederhana
|
|
Gerakan Tangan |
Ayunan
Lengan |
|
Gerakan Tubuh |
Gerakan Badan (Ayunan Badan ke Kiri dan Kanan) |
|
Putaran |
Putaran
(Putar Setengah Lingkaran) |
|
Gerakan Khas |
Gerakan Memukul Rebana
|
|
Formasi |
Formasi
Lingkaran |
|
Ritme
|
Ritme Berirama Lambat dan Khusyuk |
|
Interaksi Penari |
Kerjasama
dalam Memukul Rebana |
|
Ekspresi Wajah |
Ekspresi Khusyuk dan Serius
|
|
Pakaian Tradisional |
Baju
Gamis, Sorban, Sarung |
Aktivitas 13 17/11/2024
1. Guru
membuka pembelajaran dengan berdoa
2.
Guru mengabsen siswa
3.
Guru memberikan pertanyaan pemantik
4.
Guru menjelaskan materi pengantar mengenai materi nilai-nilai
Pancasila dalam kegiatan hadrah dan implementasinya
5.
Guru membagi kelompok dan siswa diminta
untuk membuat peta konsep berkelompok di kertas A4
6.
Guru terakhir menilai hasil tugas siswa
7.
Merefleksi kegiatan hari ini
8. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
|
Nilai Pancasila |
Implementasi dalam Kegiatan Hadrah |
|
1. Ketuhanan Yang Maha Esa |
Hadrah biasanya dimulai dengan pembacaan shalawat
dan doa kepada Allah.
|
|
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab |
Peserta Hadrah saling menghargai dan tidak membedakan satu sama
lain berdasarkan status sosial. |
|
3. Persatuan Indonesia |
Hadrah mengumpulkan berbagai kelompok masyarakat
dalam satu kegiatan keagamaan yang mempererat persatuan. |
|
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat
Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan |
Dalam kegiatan Hadrah, keputusan mengenai lagu dan formasi
ditentukan secara bersama-sama melalui diskusi. |
|
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia |
Semua peserta Hadrah diberikan kesempatan yang adil
untuk berkontribusi dalam penampilan, tanpa memandang latar belakang. |
Tabel nilai peta konsep aktivitas 13
|
Nama kelompok |
Kejelasan ide |
Struktur |
Kreativitas |
Kerapian |
total |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Penjelasan Kriteria: skor maksimal (25) nilai skor akhir 100
1.
Kejelasan Ide: Pastikan setiap ide utama dan sub-ide dalam peta konsep dapat
dipahami dengan baik oleh pembaca.
2.
Struktur: Peta konsep harus memiliki struktur yang jelas, menunjukkan hubungan
hierarkis antara konsep-konsep yang ada
3.
Kreativitas: Gunakan elemen visual seperti warna, ikon, atau gambar untuk
membuat peta konsep lebih menarik.
4.
Kerapihan: Peta konsep harus disusun dengan rapi, menggunakan elemen visual
yang konsisten, dan mudah dibaca.
Aktivitas 14 18/11/2024
1. Guru
membuka pembelajaran dengan berdoa
2. Guru
mengabsen siswa
3. Guru
memberikan pertanyaan pemantik
4. Guru
menjelaskan materi pengantar mengenai materi peran
masyarakat dalam melestarikan hadrah
5. Guru
membagi kelompok dan siswa diminta untuk membuat peta konsep berkelompok di
kertas A4
6. Guru
terakhir menilai hasil tugas siswa
7. Merefleksi
kegiatan hari ini
8. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
|
Aspek |
Hadrah |
|
Pendidikan dan Pelatihan |
1. Mengadakan pelatihan bermain alat musik Hadrah. |
|
|
2. Mengajarkan sejarah dan filosofi Hadrah di sekolah-sekolah. |
|
Pertunjukan dan Festival |
1. Mengadakan lomba Hadrah untuk meningkatkan minat. |
|
|
2. Menampilkan Hadrah di acara-acara keagamaan dan budaya. |
|
Dokumentasi dan Publikasi |
1. Membuat rekaman audio dan video grup Hadrah. |
|
|
2. Menulis artikel atau buku tentang peran Hadrah dalam budaya
lokal. |
|
Komunitas dan Kelompok |
1. Membentuk kelompok Hadrah yang aktif berlatih dan
tampil. |
|
|
2. Mengorganisir kegiatan sosial yang melibatkan Hadrah. |
|
Kolaborasi dengan Pemerintah |
1. Mendapatkan dukungan dari pemerintah untuk
pelatihan Hadrah.
|
|
|
2. Mengusulkan Hadrah sebagai bagian dari warisan budaya
nasional. |
|
Penggunaan Media Sosial |
1. Membuat konten Hadrah yang menarik di platform
digital. |
|
|
2. Menggunakan media sosial untuk mengundang partisipasi
generasi muda.
|
Tabel nilai peta konsep aktivitas 14
|
Nama kelompok |
Kejelasan ide |
Struktur |
Kreativitas |
Kerapian |
total |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Penjelasan Kriteria: skor maksimal (25) nilai skor akhir 100
1.
Kejelasan Ide: Pastikan setiap ide utama dan sub-ide dalam peta konsep dapat
dipahami dengan baik oleh pembaca.
2.
Struktur: Peta konsep harus memiliki struktur yang jelas, menunjukkan
hubungan hierarkis antara konsep-konsep yang ada
3.
Kreativitas: Gunakan elemen visual seperti warna, ikon, atau gambar untuk
membuat peta konsep lebih menarik.
4.
Kerapihan: Peta konsep harus disusun dengan rapi, menggunakan elemen visual
yang konsisten, dan mudah dibaca.
Aktivitas 15 19/11/2024
1. Guru
membuka pembelajaran dengan berdoa
2. Guru
mengabsen siswa
3. Guru
memberikan pertanyaan pemantik “apa yang kalian ketahui tentang teknik vokal ?”
4. Guru
menjelaskan materi pengantar mengenai teknik
vokal dalam hadrah
5. Guru
membagi kelompok
6. siswa
diminta untuk meringkas dan mempersentasikan ringkasan mereka didepan kelas
7. Guru
terakhir menilai hasil tugas siswa
8. Merefleksi
kegiatan hari ini
9. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
Materi teknik vokal yang
umum digunakan dalam hadrah:
|
Teknik Vokal |
Deskripsi
|
|
Maqamat
|
Penggunaan skala musik tradisional Timur Tengah yang mencakup
nada-nada tertentu dan mode. |
|
Tajwid
|
Pengucapan
huruf dan kata dalam Al-Qur'an dengan benar dan jelas. |
|
Nafas Panjang |
Kemampuan mengatur dan mengendalikan napas untuk mempertahankan
nada panjang. |
|
Vibrato
|
Teknik
menggetarkan suara secara cepat untuk menambah keindahan nada. |
|
Intonasi
|
Ketepatan nada saat menyanyi sesuai dengan nada yang diinginkan. |
|
Artikulasai |
Kejelasan
dalam pengucapan lirik sehingga mudah didengar dan dimengerti. |
|
Proyeksi Suara |
Kemampuan mengarahkan suara agar terdengar jelas dan nyaring
tanpa bantuan mikrofon. |
|
Dinamika
|
Variasi
volume suara, seperti lembut (piano) dan keras (forte) untuk menambahkan
ekspresi. |
|
Resonansi
|
Penggunaan rongga tubuh untuk memperkuat kualitas suara. |
|
Falsetto
|
Teknik
menyanyi dengan nada tinggi di luar jangkauan suara normal. |
Tabel penilaian persentasi
|
No |
Nama
Kelompok |
Penguasaan
Materi (30%) |
Penyampaian
Presentasi (20%) |
Kerja
Sama Tim (20%) |
Kemampuan
Menjawab Pertanyaan (20%) |
Kesesuaian
dengan Waktu (10%) |
|
1 |
||||||
|
2 |
||||||
|
3 |
||||||
|
4 |
||||||
|
5 |
Penjelasan Kriteria:
1.
Penguasaan Materi : Menilai sejauh mana kelompok memahami dan menguasai
materi yang disampaikan. Kelompok harus menunjukkan pemahaman yang mendalam dan
mampu menjelaskan materi dengan jelas dan tepat.
2.
Penyampaian Presentasi : Menilai kejelasan, sistematika, dan daya tarik
penyampaian presentasi. Kelompok diharapkan dapat menyampaikan materi dengan
cara yang menarik dan mudah dipahami.
3.
Kerja Sama Tim : Menilai kekompakan dan partisipasi semua anggota kelompok selama
presentasi. Setiap anggota kelompok harus berkontribusi secara aktif.
4.
Kemampuan Menjawab Pertanyaan : Menilai kemampuan kelompok dalam menjawab pertanyaan
dari audiens atau guru. Kelompok harus mampu memberikan jawaban yang tepat dan
informatif.
5.
Kesesuaian dengan Waktu (10%): Menilai kemampuan kelompok untuk menyampaikan
seluruh materi dalam waktu yang telah ditentukan. Kelompok harus mampu mengatur
waktu dengan baik sehingga semua materi dapat disampaikan dengan lengkap.
Aktivitas 16 20/11/2024
1. Guru
membuka pembelajaran dengan berdoa
2. Guru
mengabsen siswa
3. Guru
melanjutkan tugas sebelumya
4. Siswa
mempersentasikan hasil kegiatan mereka sebelumnya
5. Guru
menilai di tabel aktivitas 15 sebelumnya
6. Guru
mendokumentasikan hasil presentasi siswa
7. Merefleksi
kegiatan hari ini
8. Guru
menutup pembelajaran dengan berdoa
Aktivitas 17,18,19,20,21 dari tanggal 21/11/2024-26/11/2024
1. Guru
membuka pelajaran dengan salam dan doa.
2. ice-breaking
Guru memperkenalkan tarian Zapin melalui video pendek atau visualisasi tari.
3. Guru
menjelaskan tujuan pembelajaran hari
ini, yaitu mengenal dan mempraktikkan gerakan dasar Zapin.
4. Guru
memperagakan beberapa gerakan dasar tarian Zapin, seperti Langkah Zapin, Rentak
Zapin, dan Lingkar Zapin.
5. Guru
menjelaskan makna dari setiap gerakan, serta bagaimana ritme dan irama musik
Zapin memengaruhi gerakan.
6. siswa
dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (4-5
siswa per kelompok).
7. Setiap
kelompok berlatih gerakan dasar yang sudah didemonstrasikan oleh guru.
8. Guru
memberikan bimbingan pada setiap kelompok secara bergantian, memastikan bahwa
setiap siswa memahami dan mampu mempraktikkan gerakan dengan benar.
9. Musik
pengiring diputar selama latihan.
10. Setelah
siswa menguasai gerakan dasar, seluruh kelas berlatih bersama dengan iringan
musik.
11. Guru
menekankan koordinasi gerakan dan
sinkronisasi dengan irama musik.
12. Setiap
kelompok diberikan kesempatan untuk memperlihatkan hasil latihannya di depan
kelas secara bergantian.
13. Guru
mengajak siswa untuk refleksi singkat tentang pengalaman mereka dalam
mempelajari tarian Zapin, apa yang paling mereka sukai, dan apa yang masih
perlu mereka tingkatkan.
14. Guru
memberikan penilaian formatif berdasarkan:
- Ketepatan gerakan dasar Zapin.
- Keselarasan dengan musik.
- Kerjasama dalam kelompok.
15. Guru menutup
pelajaran dengan menyampaikan apresiasi atas kerja keras siswa dan memberikan
informasi singkat tentang kelanjutan pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
Tabel penilaian praktik:
|
No |
Nama
Kelompok |
Ketepatan
Gerakan (20%) |
Keluwesan
dan Koordinasi dengan Musik (20%) |
Kerjasama
dalam Kelompok (20%) |
Partisipasi
Aktif dalam Latihan (20%) |
Keseluruhan
Penampilan (20%) |
Total |
|
1 |
|||||||
|
2 |
|||||||
|
3 |
|||||||
|
4 |
|||||||
|
5 |
Aktivitas 22,23,24 dari
tanggal 27/11/2024-30/11/2024
1.
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan
doa bersama.
2.
ice-breaking : Siswa melakukan latihan
pemanasan fisik untuk mempersiapkan tubuh sebelum menari, seperti peregangan
dan gerakan ringan untuk melenturkan otot.
3.
Guru memberikan penjelasan mengenai tujuan
hari ini: siswa akan berlatih dan mempersiapkan diri untuk penampilan di
halaman yang akan ditonton seluruh siswa.
4.
Pengarahan teknis terkait dengan lokasi,
urutan tampil, dan bagaimana menjaga sikap saat tampil di depan penonton.
5.
Setiap kelompok berlatih gerakan tarian
secara intensif dengan bimbingan langsung dari guru.
6.
Guru memastikan bahwa sinkronisasi
antar-anggota kelompok dan keselarasan
dengan musik sudah sesuai.
7.
Siswa berlatih dalam kelompok sesuai
dengan formasi panggung yang akan digunakan saat tampil.
8.
Latihan difokuskan pada transisi gerakan,
posisi di panggung, dan interaksi antar penari.
9.
Guru memberikan evaluasi langsung selama
latihan berlangsung, memperbaiki bagian-bagian yang masih kurang.
10.
Siswa melakukan gladi bersi di halaman sekolah, mensimulasikan penampilan
di depan penonton.
11.
Setiap kelompok secara bergantian
menampilkan tarian dengan kostum yang disiapkan (jika ada).
12.
Musik pengiring dan alat-alat yang
digunakan sudah diatur sesuai dengan pertunjukan sebenarnya
13.
Guru memberikan masukan terkaitgerakan,
formasi, serta kekompakan dari masing-masing kelompok.
14.
Setiap kelompok menampilkan tarian Zapin
di halaman, yang akan disaksikan oleh seluruh siswa lainnya.
15.
Penampilan dilakukan secara bergiliran dan
diiringi musik tradisional Zapin seperti gambus dan marwas.
16.
Guru bersama juri (bisa guru lain atau
pengawas seni) melakukan penilaian terhadap tiap kelompok berdasarkan ketepatan
gerakan, kekompakan, interaksi antar penari, dan keseluruhan performa.
17.
Seluruh penonton (siswa lain) diharapkan
ikut memberikan dukungan dan apresiasi terhadap penampilan setiap kelompok.
18.
Setelah penampilan, guru mengadakan sesi
refleksi bersama seluruh siswa yang tampil. Siswa diminta untuk berbagi
pengalaman mereka mengenai penampilan tersebut.
19.
Guru memberikan umpan balik umum kepada
setiap kelompok tentang kekuatan dan kelemahan penampilan mereka.
20.
Guru memberikan apresiasi atas kerja keras
dan penampilan siswa.
21.
Guru bisa memberikan penghargaan kepada
kelompok yang tampil paling baik, baik melalui penilaian dari guru maupun dari
apresiasi penonton.
22.
Penutupan dengan doa bersama
Penilaian dilakukan berdasarkan:
|
No |
Nama
Kelompok |
Ketepatan
Gerakan (20%) |
Keluwesan
dan Koordinasi dengan Musik (20%) |
Kerjasama
dalam Kelompok (20%) |
Partisipasi
Aktif dalam Latihan (20%) |
Keseluruhan
Penampilan (20%) |
Total |
|
1 |
|||||||
|
2 |
|||||||
|
3 |
|||||||
|
4 |
|||||||
|
5 |
Komentar