Karya Rani Julistiana, S.Pd
Di sebuah pondok hiduplah semut pemalas yang hidup tanpa gerombolannya. Setiap hari kerjaannya hanya tidur dan menikmati makanan yang diberikan oleh temannya. Temannya selalu mengajarkan cara semut mandiri mencari makan sendiri,tapi tak pernah semut hiraukan.
Pernah sekali semut berusaha sendiri mencari makanan keluar dan tak membuahkan hasil. Akhirnya semut terbiasa malas berusaha dan tak mau mencoba untuk kedua kalinya.
"Ah enak dikamar diam duduk dan tidur saja, daripada aku harus belajar mencari makananku sendiri"gumamnya.
"Jangan berkata seperti itu, kau juga harus berusaha" kata santri
"Baiklah,aku akan mencoba" jawab semut
Kata demi kata yang diucapkan temannya hanya bualan belaka bagi semut. Mungkin baginya hanya angin lalu yang nantinya akan dilupakan sampai massanya.
Bertolak belakang dengan semut, temannya adalah santri yang selalu rajin belajar dan mandiri mengerjakan sesuatu. Santri itu bermama Imel. Imel Tak hanya rajin belajar, mengaji dan sholat. santri itu juga ramah dan baik pada sesama.
Hingga suatu hari temannya jatuh sakit.
"Aku sedang sakit, pergilah kau mencari makananmu sendiri" seru Imel
"Kau tak aku suka aku lagi, kenapa kau menyuruhku mengerjakan hal yang seharusnya kau kerjakan. Aku tak sudi" kata semut pemalas itu
Semut pun pergi tak menghiraukan temannya yang sakit itu. Semut pun kebingungan ingin mencari makan dimana.
Ketika keluar kamar , dia melihat setumpuk makanan di meja anak santri lainnya. Semut hanya menatap tanpa berusaha. Hanya berharap santri lainnya akan memberinya makan dengan sukarela. Ternyata berjam-jam tanpa kepastian dan hanya bisa menunggu. Tak seorang pun menoleh padanya.
Saat itu pula dia kembali ke kamar dan menghampiri temannya.
"Maafkan aku, kau ajarkan aku untuk belajar mencari makanan agar nantinya bisa hidup mandiri tanpamu,tapi aku tak menghiraukanmu. Aku berjanji padamu aku akan belajar mulai sekarang dan tidak akan menyusahkanmu lagi. Terima kasih atas kepedulianmu selama ini" kata semut itu
Santri itu pun tersenyum bahagia melihat temannya mau belajar untuk mencari makanannya sendiri.
"Percayalah jika kau mau terus berusaha, kau akan dapatkan keinginanmu, kegagalan akan jadi pelajaran bagimu untuk sukses" kata Imel
Mereka akhirnya berbaikan dan semut menyadari kesalahannya.
Dari dongeng ini mengajarkan pada anak bahwa
Orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu, orang yang terus belajar akan menjadi pemilik masa depan.

Komentar